Si Tua dan Cinta
entah kapan aku temukan setelah pertemuan itu
aku semai jutaan benih di ladang yang kau sebut cinta
benih itu kini menjadi beringin menjadi rumah-rumah yang teduh lalu di sekelilingnya mengalir sungai muncul danau dan laut
aku kadang tak pernah habis pikir betapa ajaib hidup ini
aku lahir dari perut seorang ibu lalu bertemu kamu
kawin dan punya banyak kisah yang tak mudah diurai bercinta dan menjadi banyak tahu ini-itu
hey... lihatlah sekarang
aku jadi begitu mudah tersenyum dan tidak suka marah apakah sebuah pertanda bahwa aku telah dewasa?
aha
bukankah umur kita telah begitu tua
kenapa aku baru merasa dewasa menjelang kematian?
Komentar
Posting Komentar