mari jabat tangan dan berbaikan lagi

 

di rimba raya puisiku lambang cinta berwarna senja telah menjadi matahari


tetap saja kupaksa diriku untuk mengejarmu kudatangi kau di terminal-terminal, sepi stasiun-stasiun, lengang


perjalanan ini seperti perburuan aku mengejarmu

mataku tak banyak menangkap


tetap saja aku berlari

sembari mengeja peta-peta  suci

sembari memanggil, namamu, namamu, namamu


o, mari jabat tangan dan berbaikan lagi, tuhan sebab di rimba raya puisiku ini

namamu tak urung selalu aku eja



2009


Komentar

Postingan Populer