Pasar Malam
kusaksikan wajahmu serupa bulan sabit sedikit senyum dan separuh lebihnya murung wajahmu bersemu gelap
kusaksikan wajahku di kaca serupa malam tanpa rembulan segalanya gelap
hanya gemintang kecil dan lentera nelayan dari kejauhan
kusaksikan wajah mereka serupa pasar malam
sebagian tertawa girang, meraup untung, mengantre giliran hiburan satu per satu
sebagian memenangkan tawaran,
sebagian lagi bersedih dalam riuh dan tawa kebanyakan orang
kusaksikan wajahmu serupa bulan sabit, wajahku serupa malam dan wajah mereka serupa pasar malam
kita berbicara masing-masing
dalam bahasa yang sama sekali tidak kita mengerti
Jogjakarta, Januari 2009
Komentar
Posting Komentar